OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Kabar duka menyelimuti Desa Gunung Jati, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur. Seorang warga bernama Herman Bin Aripin (32) dilaporkan hilang tenggelam di aliran Sungai Siguci (anak Sungai Komering) pada Minggu (28/12/2025) sore.
Hingga berita ini diturunkan pada Senin (29/12/2025), proses pencarian terhadap korban yang berprofesi sebagai petani tersebut masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Kronologi Kejadian Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu sore sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, korban bersama lima rekannya—termasuk saksi Hasanudin (35), Safarudin (50), Jauhari (35), dan Agus Swandi (37)—hendak pulang usai bekerja menebas lahan milik warga bernama Halim di seberang sungai.
Rombongan menyeberangi Sungai Siguci menggunakan perahu ketek. Namun, di tengah perjalanan, mesin perahu mendadak mati. Situasi berubah panik ketika salah satu rekan mencoba menghidupkan kembali mesin, yang menyebabkan perahu oleng dan tidak stabil.
Diduga panik karena perahu berguncang hebat, tiga orang penumpang yakni Hasanudin, Jauhari, dan korban Herman nekat melompat ke sungai.
“Dua orang, Hasanudin dan Jauhari, berhasil berenang menyelamatkan diri ke tepian. Namun sayangnya, saudara Herman tidak muncul ke permukaan dan menghilang terbawa arus,” ungkap saksi mata di lokasi.
Respon Cepat Polsek Cempaka Kepala Desa Gunung Jati, Marbini, melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Cempaka pada Senin (29/12/2025) pukul 06.00 WIB. Menerima laporan tersebut, Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, S.H., beserta anggota piket segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setibanya di lokasi, Kapolsek langsung memimpin koordinasi pencarian. Pihak kepolisian juga telah menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan BASARNAS untuk bantuan pencarian lanjutan.
“Saat ini fokus utama kami adalah menemukan korban. Kami terus berkoordinasi dengan Basarnas dan dibantu warga setempat menyisir aliran sungai. Kami mohon doanya agar korban segera ditemukan,” ujar AKP Romi Fitrayansyah di lokasi pencarian.
Hingga saat ini, puluhan warga Desa Gunung Jati masih memadati pesisir sungai untuk membantu proses pencarian manual sembari menunggu tim SAR gabungan memperluas radius pencarian.









