OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka, Polres OKU Timur. Meskipun memasuki periode akhir tahun, kewaspadaan terhadap ancaman api tidak diturunkan.
Pada Rabu (24/12/2025), Polsek Cempaka mencatatkan aktivitas pencegahan yang masif. Dalam rentang waktu operasional dari pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB, tercatat sebanyak 55 kegiatan kepolisian dilaksanakan khusus untuk menanggulangi potensi Karhutla.
Fokus utama kegiatan kali ini adalah pendekatan persuasif kepada masyarakat. Dari data yang dihimpun, personel Polsek Cempaka paling gencar melakukan Penyebaran Maklumat sebanyak 25 kegiatan, disusul dengan Sosialisasi tatap muka sebanyak 15 kegiatan kepada warga peladang dan petani.
“Kami mengedepankan edukasi. Sebanyak 25 kali penyebaran maklumat dan 15 kali sosialisasi kami lakukan agar mindset warga, khususnya pemilik lahan, tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar petugas pelaksana di lapangan.
Selain upaya edukasi, tindakan preventif berupa Patroli Terpadu juga dilaksanakan secara intensif sebanyak 14 kali menyisir area-area rawan, serta pemasangan 1 spanduk himbauan larangan membakar hutan dan lahan.
Berkat kerja keras personel di lapangan dan dukungan situasi, hasil pemantauan menunjukkan angka yang positif. Hingga sore hari, tidak ditemukan (Nihil) adanya titik api (hotspot) maupun kejadian kebakaran yang memerlukan pemadaman. Upaya penegakan hukum (Gakkum) juga nihil karena tidak ditemukannya pelanggaran.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, S.H., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla adalah komitmen jangka panjang.
“Walaupun saat ini curah hujan di beberapa wilayah cukup tinggi, sosialisasi tidak boleh putus. Ini investasi kesadaran jangka panjang agar OKU Timur bebas asap,” tegasnya.
Dengan nihilnya titik api dan masifnya sosialisasi, situasi wilayah hukum Polsek Cempaka pada H-1 Natal terpantau aman dan kondusif dari ancaman Karhutla.









