OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Langkah mitigasi dan pencegahan dini menjadi prioritas untuk meminimalisir risiko bagi masyarakat.
Pada Jumat (20/03/2026), personel Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Penanggulangan Bencana Alam. Kegiatan pemantauan ini berlangsung intensif mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Tim patroli siaga bencana ini dipimpin oleh Bripka Dedi D., bersama tiga personel lainnya. Fokus utama kegiatan adalah menyisir lokasi-lokasi yang dipetakan rawan banjir dan tanah longsor di wilayah hukum Polsek Cempaka.
Dalam upaya mitigasi, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jalan yang rawan longsor. Petugas memasang rambu-rambu peringatan di titik krusial dan memberikan himbauan langsung kepada pengendara agar berhati-hati saat melintas. Selain itu, pemasangan spanduk himbauan juga dilakukan sebagai pengingat visual bagi warga.
Sementara itu, dalam upaya pencegahan banjir, petugas memantau debit air Sungai Komering. Pengecekan aliran sungai dilakukan secara berkala untuk mendeteksi potensi luapan air sedini mungkin.
”Kami memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, agar selalu waspada terhadap kenaikan debit air Sungai Komering. Cuaca yang tidak menentu menuntut kita untuk selalu siap siaga,” ujar Bripka Dedi D.
Selain terjun langsung ke lapangan, Polsek Cempaka juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait guna memastikan respons cepat jika sewaktu-waktu terjadi bencana.
Berdasarkan hasil pemantauan sepanjang hari Minggu ini, situasi di wilayah Polsek Cempaka dilaporkan aman. Tidak ada (Nihil) kejadian bencana alam, baik banjir maupun longsor. Kerugian materil maupun korban jiwa juga dipastikan nihil.
Meski situasi kondusif, Polsek Cempaka menegaskan akan terus melakukan patroli terpadu dan monitoring wilayah sebagai bentuk pelayanan prima dalam melindungi keselamatan warga.









