OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Perubahan cuaca yang dinamis membawa potensi kerawanan bencana alam, khususnya banjir luapan sungai dan tanah longsor. Menjawab tantangan alam tersebut sekaligus memastikan keselamatan warga di awal pekan, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka Polres OKU Timur terus menggencarkan operasi mitigasi dan pencegahan secara terpadu di lapangan.
Berdasarkan agenda operasional pada hari ini, Senin (09/03/2026), yang digelar sejak pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB, Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Penanggulangan Bencana Alam. Laporan kesiapsiagaan ini juga mendapat atensi langsung dan ditembuskan secara berjenjang hingga ke Kapolda Sumsel.
Kegiatan siaga bencana di hari Senin ini dipimpin langsung oleh Aiptu Erwin, dengan menerjunkan kekuatan 4 (empat) personel ke berbagai titik rawan di wilayah hukum Polsek Cempaka. Fokus pergerakan petugas dibagi menjadi dua langkah strategis yang berjalan beriringan, yakni Mitigasi dan Pencegahan.
Pada tahapan Mitigasi Bencana, petugas mengambil tindakan nyata dengan memantau langsung kondisi infrastruktur jalan dan aliran sungai. Keempat personel terpantau memasang rambu-rambu peringatan di titik jalan yang rawan longsor, sekaligus membentangkan spanduk imbauan siaga bencana. Petugas juga aktif memberhentikan sejenak pengendara yang melintas untuk memberikan imbauan langsung agar lebih ekstra berhati-hati saat melewati jalur rawan tersebut.
Sementara itu, pada tahapan Pencegahan, patroli terpadu terus diintensifkan dengan menyisir kawasan bantaran sungai. Melalui metode Sambang dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh), petugas mengedukasi masyarakat pesisir agar selalu waspada terhadap potensi peningkatan debit air Sungai Komering yang sewaktu-waktu dapat memicu bahaya banjir bandang. Guna memperkuat jaringan informasi penanganan darurat, petugas juga aktif melaksanakan koordinasi lintas sektoral dengan instansi terkait di tingkat kecamatan.
“Senin ini kami sudah memetakan dan mengamankan titik-titik yang rawan longsor maupun genangan air. Rambu peringatan dan spanduk sudah terpasang agar masyarakat lebih waspada. Warga yang bermukim di dekat aliran Sungai Komering juga terus kami ingatkan agar tidak lengah memantau debit air,” ujar Aiptu Erwin di sela-sela memimpin pengecekan di lokasi.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H., secara terpisah menegaskan bahwa KRYD Penanggulangan Bencana Alam ini adalah wujud kehadiran negara untuk melindungi rakyatnya. “Laporan situasi yang aman terkendali ini kami laporkan langsung hingga ke Kapolda Sumsel. Melalui sinergi, mitigasi, dan edukasi yang masif, kita pastikan masyarakat lebih siap, tanggap, dan tangguh jika bencana datang,” tegasnya.
Hingga laporan pada hari ini disusun, situasi di wilayah hukum Polsek Cempaka dipastikan dalam keadaan aman terkendali. Tidak ada laporan kejadian bencana alam (Nihil), serta tidak ditemukan adanya kerugian baik berupa korban jiwa maupun harta benda.









