OKU TIMUR – Tak hanya menjaga keamanan pemukiman, aparat Kepolisian kini semakin aktif bersinergi dengan sektor pertanian. Brigpol M. Muslih, personel Polsek Semendawai Suku III, melaksanakan giat pendampingan dan monitoring langsung di lahan perkebunan terong milik warga Desa Suka Mulya, Kabupaten OKU Timur, Rabu (28/1/2026).
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mengawal program ketahanan pangan dari hulu hingga ke hilir.
Monitoring Intensif: Dari Bibit Hingga Panen
Dalam kunjungannya ke hamparan kebun terong yang hijau, Brigpol Muslih melakukan pengecekan mendalam terhadap kondisi tanaman. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan setiap tahapan tani—mulai dari proses penanaman yang tepat, perawatan rutin, hingga masa panen nanti—dapat berjalan tanpa hambatan teknis maupun gangguan keamanan.
Menjadi Jembatan Solusi bagi Petani
Lebih dari sekadar memantau, Brigpol Muslih aktif berdialog dengan para petani untuk menyerap aspirasi mereka. Kehadirannya di tengah ladang berfungsi sebagai kanal informasi:
Identifikasi Kendala: Mencatat keluhan petani terkait ketersediaan pupuk, serangan hama, maupun tantangan cuaca.
Pelaporan Berjenjang: Data dan kendala yang ditemukan di lapangan akan dilaporkan kepada pimpinan untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait guna mencari solusi terbaik.
Komitmen untuk Kesejahteraan Desa
“Kami ingin memastikan petani di Desa Suka Mulya bisa mengelola kebun terong mereka dengan tenang. Jika proses perawatan lancar dan panen melimpah, maka ekonomi keluarga petani akan meningkat dan stok pangan di pasar tetap stabil,” ujar Brigpol Muslih.
Kehadiran sosok polisi di tengah kebun ini memberikan semangat baru bagi para petani. Pendampingan yang dilakukan Brigpol Muslih menjadi bukti nyata bahwa negara hadir di tengah-tengah masyarakat, bahkan hingga ke pelosok lahan pertanian, demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.









