OKU Timur, 24 Januari 2026 – Air merupakan urat nadi bagi keberhasilan sektor pertanian. Menyadari hal tersebut, Brigpol Burhannudin Sukri melakukan pemantauan intensif terhadap ketersediaan sumber daya air guna menjamin seluruh proses perawatan hingga masa panen tanaman jagung di Desa Karang Melati berjalan optimal.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan para petani tidak terkendala masalah pengairan yang kerap menjadi faktor krusial dalam menentukan kualitas hasil panen jagung.
Cek Fisik Saluran Irigasi dan Sumber Air
Dalam giatnya, Brigpol Burhannudin turun langsung ke area persawahan untuk mengecek kondisi debit air dan saluran irigasi yang mengalir ke lahan-lahan jagung milik warga. Pengecekan ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya penyumbatan atau kerusakan pintu air yang dapat menghambat distribusi air ke tanaman yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Pendampingan Perawatan Hingga Panen
Bhabinkamtibmas tidak hanya fokus pada pengairan, tetapi juga memantau setiap tahapan proses pertanian. Dari tahap perawatan rutin seperti pemupukan, hingga memastikan kesiapan lahan menjelang masa panen.
“Ketersediaan air yang stabil adalah kunci agar tanaman jagung tumbuh maksimal. Kami terus berkoordinasi dengan petani agar proses perawatan tidak terhambat, sehingga saat masa panen tiba, hasilnya melimpah dan kualitasnya terjaga,” ujar Brigpol Burhannudin Sukri.
Menjamin Kelancaran Operasional Petani
Kehadiran Brigpol Burhannudin di tengah hamparan jagung ini memberikan rasa tenang bagi petani. Dengan pendampingan yang konsisten, segala kendala teknis di lapangan dapat segera dideteksi dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Kegiatan monitoring ini membuktikan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan desa. Berkat pengawasan yang ketat terhadap ketersediaan air dan proses perawatan, para petani di Desa Karang Melati kini menatap optimis masa panen jagung yang diharapkan mampu meningkatkan taraf ekonomi keluarga.









