OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Hari Jumat menjelang waktu ibadah siang biasanya membuat kondisi jalanan dan permukiman menjadi lebih lengang dari biasanya. Kondisi sepi ini sering kali menjadi celah kerawanan yang mengundang niat para pelaku tindak pidana kejahatan jalanan. Menutup rapat ruang gerak tersebut, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka menyiagakan personel berseragam untuk melaksanakan pengamanan berlapis.
Pada hari ini, Jumat (27/02/2026), mulai pukul 11.00 WIB, empat personel senior Polsek Cempaka melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan fokus utama Antisipasi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
Giat pengamanan di siang hari ini dipusatkan di dua akses vital, yakni Jalan Raya Desa Campang Tiga dan Jalan Raya Desa Cempaka. Guna memastikan wilayah tersebut benar-benar steril dari ancaman, petugas melaksanakan 2 (dua) kali giat patroli dan penyekatan secara bergantian.
Operasi kepolisian ini dipimpin langsung oleh Aiptu Erwin, dengan melibatkan tiga personel kawakan lainnya, yaitu Aiptu Heri Okta, Aipda Yudi Putra, dan Aipda Rino Riki.
Dalam pelaksanaannya, petugas mengombinasikan dua strategi taktis di lapangan. Pertama, melaksanakan patroli mobile dengan tetap menyalakan lampu rotator biru (Blue Light Patrol) secara terang-terangan di siang hari sebagai wujud Show of Force (unjuk kehadiran) untuk memberikan efek kejut (deterens). Kedua, petugas menggelar razia stasioner secara selektif dengan memberhentikan pengendara yang melintas apabila menunjukkan gerak-gerik yang mencurigakan.
“Jumat siang ini, terutama saat warga sedang bersiap melaksanakan ibadah Sholat Jumat, pengawasan di jalur Campang Tiga dan Cempaka kami perketat. Rotator sengaja kami nyalakan, dan pengendara yang mencurigakan langsung kami berhentikan untuk diperiksa. Tujuannya murni untuk menyapu bersih potensi peredaran senjata tajam (Sajam) maupun barang terlarang lainnya,” tegas Aiptu Erwin di sela-sela memimpin kegiatan.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., secara terpisah menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan pada waktu-waktu ibadah adalah bentuk pelayanan prima Polri. “Kita ingin masyarakat yang sedang beribadah di masjid maupun yang sedang beristirahat di rumah merasa sepenuhnya tenang, tanpa khawatir akan adanya ancaman kejahatan 3C atau pencurian kendaraan bermotor,” jelasnya.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan penertiban dan patroli usai, arus lalu lintas di jalur raya Desa Campang Tiga dan Desa Cempaka terpantau aman dan lancar. Situasi keamanan dilaporkan sangat kondusif, terkendali, dan tidak ditemukan adanya benda membahayakan maupun indikasi gangguan kriminalitas di lokasi.









