Oku Timur – 16 Januari 2026, Menjelang masa panen tiba, potensi gangguan keamanan di area pertanian kerap meningkat. Menyikapi hal ini, Bhabinkamtibmas Desa Taman Harjo Briptu Febsuchi Tri Choirul mengambil inisiatif dengan memperketat patroli dan pengamanan di seluruh lahan pertanian serta jalur distribusi pangan desa. Langkah ini merupakan komitmen ganda Polri: menjaga stabilitas keamanan dan sekaligus mendukung ketahanan pangan.
Fokus utama Bhabinkamtibmas adalah mencegah tindak pidana pencurian hasil panen yang sering meresahkan petani, serta gangguan lain seperti konflik lahan atau perusakan tanaman.
Patroli Amankan Hasil Jerih Payah Petani
Patroli tidak hanya dilakukan pada siang hari, namun juga di malam hari, terutama di area yang dianggap rawan. Kehadiran personel kepolisian di tengah sawah dan ladang memberikan rasa aman yang mendalam bagi para petani.
“Hasil panen adalah jerih payah dan keringat petani selama berbulan-bulan. Tugas kami adalah memastikan hasil kerja keras mereka aman sampai masuk ke gudang atau disalurkan ke pasar,” tegas Bhabinkamtibmas Desa Taman Harjo. “Kami juga memediasi jika ada potensi konflik lahan atau air irigasi, agar masalah tidak meluas menjadi gangguan kamtibmas.”
Edukasi Cerdas Tangkal Isu Negatif
Selain pengamanan fisik, Bhabinkamtibmas juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas psikologis warga, terutama terkait isu-isu pangan.
Baca Juga Ubah Lahan Tidur Jadi Dapur Hidup, Brigpol Andri Suseno Kobarkan Semangat Tanam Pangan Mandiri
Masyarakat diimbau agar:
Tidak mudah terpancing isu-isu yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berkaitan dengan kelangkaan stok atau permainan harga pangan.
Melaporkan segera setiap aktivitas mencurigakan atau penemuan dugaan penimbunan komoditas pangan.
Dengan adanya pengawasan keamanan yang solid dan edukasi yang cerdas, Bhabinkamtibmas Desa Taman Harjo berhasil menciptakan iklim pertanian yang kondusif. Petani dapat bekerja tanpa rasa cemas, dan stabilitas pasokan pangan desa pun terjaga dari gangguan internal maupun isu provokatif.









