OKU Timur, 28 Januari 2026 – Dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, yang dilakukan oleh Aipda Pitra Jaya Satria di Desa Melati Jaya merupakan langkah proaktif Polri,dengan melakukan
Edukasi semacam ini sangat krusial karena ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan beras, tetapi juga tentang stabilitas ekonomi dan keamanan di tingkat desa.
Fokus Edukasi yang Disampaikan
Dalam interaksinya dengan para petani, biasanya poin-poin utama yang ditekankan meliputi:
* Pemanfaatan Lahan Tidur: Mendorong petani dan warga untuk mengolah lahan yang tidak terpakai menjadi lahan produktif untuk tanaman palawija atau sayuran.
* Diversifikasi Pangan: Mengajak masyarakat tidak hanya bergantung pada satu jenis makanan pokok, tetapi juga melirik potensi jagung, singkong, atau ubi jalar.
* Kemandirian Pupuk: Mengedukasi penggunaan pupuk organik guna mengurangi ketergantungan pada pupuk subsidi yang terkadang distribusinya terbatas.
* Aspek Keamanan (Kamtibmas): Menjaga situasi desa agar tetap kondusif sehingga proses produksi dan distribusi hasil tani tidak terhambat oleh tindak kriminal seperti pencurian hasil bumi.
Mengapa Peran Polri Penting?
Kehadiran personel polisi seperti Aipda Pitra Jaya Satria di tengah sawah memberikan dampak psikologis positif:
* Meningkatkan Kepercayaan: Petani merasa didukung secara moral oleh aparat negara.
* Deteksi Dini Masalah: Polisi dapat langsung mendengar keluhan petani, mulai dari masalah pengairan hingga kendala hama, untuk kemudian dikoordinasikan dengan instansi terkait.
* Stabilitas Harga: Dengan terjaganya pasokan pangan dari desa, fluktuasi harga di pasar dapat lebih terkendali.









