OKU TIMUR – Pasca meluapnya Sungai Macak yang sempat menggenangi beberapa wilayah, Kapolsek Semendawai Suku III, IPTU Antoni Steven, S.Kom., M.M., bergerak cepat memimpin pemantauan langsung di titik-titik terdampak pada Minggu pagi (11/01/2026).
Kegiatan monitoring yang dilakukan sejak pukul 07.00 WIB ini melibatkan seluruh Bhabinkamtibmas yang berkolaborasi erat dengan perangkat desa setempat untuk memastikan kondisi lingkungan dan keamanan warga.
Kondisi Terkini di Tiga Desa Terdampak:
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, situasi secara umum sudah menunjukkan pemulihan yang signifikan:
Desa Cahya Negri: Bripka Andri Suseno melaporkan bahwa genangan air di ruas jalan utama Petanggan-Betung maupun di pemukiman warga telah sepenuhnya surut. Arus lalu lintas kembali normal dan warga kini mulai bergotong-royong membersihkan rumah.
Desa Gunung Sugih: Melalui laporan Bripka Endra, akses jalan desa yang sebelumnya tergenang kini sudah kering dan dapat dilalui kendaraan dengan lancar.
Desa Taman Harjo: Briptu Febsuci mengonfirmasi bahwa aktivitas masyarakat kembali normal. Meskipun masih terdapat genangan kecil di beberapa halaman rumah, jalanan utama sudah bisa dilewati tanpa hambatan.
Waspada Bahaya Satwa Liar
Meski cuaca saat ini terpantau cerah dan air telah surut, Kapolsek IPTU Antoni Steven memberikan catatan penting bagi warga yang sedang melakukan pembersihan sisa banjir.
“Kami mengimbau warga agar tetap waspada dan berhati-hati saat membersihkan rumah. Pastikan memeriksa sudut-sudut ruangan atau tumpukan barang guna mengantisipasi adanya satwa liar seperti ular atau hewan berbisa lainnya yang mungkin terbawa arus air saat luapan terjadi,” tegas IPTU Antoni Steven.
Secara keseluruhan, situasi di wilayah hukum Polsek Semendawai Suku III tetap kondusif. Pihak kepolisian akan terus memantau debit air sungai guna mengantisipasi potensi kerawanan jika terjadi curah hujan tinggi kembali.









