OKU TIMUR – Di saat sebagian besar perhatian tercurah pada penanggulangan luapan Sungai Macak, Briptu Febsuchi Tri Choirul, Bhabinkamtibmas Desa Taman Harjo, menunjukkan dedikasi luar biasa. Tak ingin musibah banjir melumpuhkan sektor ekonomi desa, ia terjun langsung melakukan monitoring ke peternakan ayam petelur milik warga binaannya, Jumat (09/01/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasokan pangan, khususnya telur ayam, tidak terganggu akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Semendawai Suku III.
Monitoring di Tengah Ancaman Cuaca
Sambil mengenakan seragam dinasnya, Briptu Febsuchi mengecek langsung kondisi kandang dan kesehatan ternak. Ia berdialog dengan para peternak mengenai kendala distribusi dan potensi dampak kelembapan udara yang tinggi terhadap produktivitas ayam petelur.
“Banjir memang menjadi fokus kita, namun keberlangsungan usaha warga seperti peternakan ini adalah jantung ekonomi desa. Kita harus pastikan ternak tetap sehat dan distribusi telur ke pasar tidak terhambat, sehingga harga di tingkat konsumen tetap stabil,” ujar Briptu Febsuchi di lokasi peternakan.
Menjaga Aspek Keamanan dan Ekonomi
Selain memantau produktivitas, kehadiran Briptu Febsuchi juga bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada para pelaku usaha dari potensi gangguan kamtibmas yang mungkin muncul di tengah situasi darurat banjir. Ia menghimbau peternak untuk tetap waspada terhadap kelistrikan kandang guna menghindari korsleting saat hujan deras.
Kapolsek Semendawai Suku III, IPTU Antoni Steven, S.Kom., M.M., memberikan apresiasi atas inisiatif anggotanya tersebut. Menurutnya, pemantauan sektor produktif seperti peternakan ayam petelur di Desa Taman Harjo adalah langkah konkret mendukung program ketahanan pangan nasional di tingkat desa.
Aksi sigap Briptu Febsuchi ini menjadi cermin bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai garda depan saat bencana, tetapi juga menjadi pendamping setia warga dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pangan di segala situasi.









