OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selalu menjadi perhatian serius memasuki musim kemarau. Menjadikan pencegahan sebagai prioritas utama, Kepolisian Resor (Polres) OKU Timur mengambil langkah proaktif dengan memastikan kesiapsiagaan seluruh stakeholder, khususnya perusahaan perkebunan yang memiliki konsesi lahan luas.
Pada hari ini, Selasa (12/05/2026), mulai pukul 12.00 WIB, jajaran Polres OKU Timur menggelar inspeksi menyeluruh terkait kesiapan penanggulangan Karhutla di dua perusahaan perkebunan besar di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Giat strategis ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., dengan didampingi oleh barisan Pejabat Utama (PJU) Polres, di antaranya Kabag Ops Kompol Darmanson, S.H., M.H., Kasat Intelkam AKP Andy Bintoro, S.H., M.M., Kasat Reskrim Iptu Rendi Ramadhona, S.H., M.H., dan Kasat Samapta AKP Azman. Turut hadir mendampingi di wilayah kewilayahannya adalah Kapolsek Cempaka, AKP Romi F. AR., M.H. beserta jajaran.
Inspeksi PT. Campang Tiga: Maksimalkan Embung dan Tower Pantau
Rangkaian peninjauan diawali di PT. Campang Tiga pada pukul 15.00 WIB. Kedatangan Kapolres disambut hangat oleh Direktur Utama PT. Campang Tiga, Riski Maulana, bersama Komisaris Maularis Djari, Manager Edi Susilo, serta barisan satuan pengamanan dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) internal perusahaan.
Setelah pemaparan situasi perkebunan dan pemutaran video sistem penanggulangan oleh pihak direksi, Kapolres memberikan arahan tegas terkait taktik pengendalian api. Dalam pengecekan fisik sarana prasarana yang dilakukan pukul 15.30 WIB, PT. Campang Tiga disiagakan dengan 3 unit mobil Damkar, kelengkapan pemadam perorangan, 21 titik embung air, serta 2 menara pantau (ditambah 4 titik yang sedang dibangun). Pemantauan harian dioperasikan oleh 4 regu petugas melalui sistem patroli menara dengan alat komunikasi HP dan HT.
Inspeksi PT. Laju Perdana Indah (LPI): Integrasi Teknologi “Sipongi”
Bergerak ke lokasi kedua pada pukul 16.00 WIB, rombongan Kapolres tiba di PT. Laju Perdana Indah (LPI). Giat diawali dengan Apel Petugas PMK (Pasukan Memadamkan Kebakaran) yang dipimpin oleh Manager Sipil Nurjaman dan Chief Security Sumardi.
Dalam sesi dialog, Kapolres tidak hanya memberikan instruksi, tetapi juga membuka ruang diskusi terkait hambatan riil yang dihadapi petugas PMK LPI di lapangan. Memasuki pukul 18.30 WIB, pengecekan armada tempur pun dilakukan. Kapasitas PT. LPI tercatat sangat memadai dengan dukungan 3 unit mobil Damkar, 16 unit mobil PMK, perlengkapan perorangan, 30 titik embung air, dan 24 menara pantau. Secara teknologi, PT. LPI telah mengintegrasikan pemantauan titik api menggunakan Aplikasi Sipongi milik Kementerian LHK dan komunikasi radio HT.
Kapolres OKU Timur, AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengecekan ini adalah langkah mutlak untuk mitigasi bencana. “Tujuan utama kita adalah meminimalisir risiko Karhutla di wilayah OKU Timur. Ini butuh sinergi kuat. Tindakan preventif tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat, tetapi harus terintegrasi dengan kebijakan operasional dan pengelolaan lahan dari pihak perusahaan,” tegas Kapolres.
Seluruh rangkaian kegiatan pengecekan kesiapan penanggulangan Karhutla di kedua perusahaan raksasa tersebut tuntas dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB. Giat dilaporkan berjalan dengan sangat lancar, aman, dan kondusif, menandai kesiapan penuh OKU Timur dalam menangkal ancaman kebakaran lahan.









