OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Kondisi cuaca yang fluktuatif membawa potensi ancaman bencana alam, seperti banjir luapan sungai dan tanah longsor. Menjawab tantangan alam tersebut demi keselamatan warga, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka Polres OKU Timur terus menggencarkan operasi mitigasi dan pencegahan secara terpadu di lapangan.
Berdasarkan agenda operasional pada hari ini, Kamis (26/02/2026), yang digelar sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, Polsek Cempaka kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus Penanggulangan Bencana Alam.
Kegiatan siaga bencana ini dipimpin langsung oleh Aipda Bang Yanto, dengan menerjunkan kekuatan 3 (tiga) personel ke berbagai titik rawan di wilayah hukum Polsek Cempaka. Fokus pergerakan petugas dibagi menjadi dua langkah strategis yang berjalan beriringan, yakni Mitigasi dan Pencegahan.
Pada tahapan Mitigasi, petugas mengambil langkah nyata dengan memantau kondisi infrastruktur jalan dan aliran sungai. Tiga personel ini terpantau memasang rambu-rambu peringatan di titik jalan yang rawan longsor, sekaligus memasang spanduk imbauan siaga bencana. Petugas juga memberhentikan sejenak pengendara yang melintas untuk memberikan imbauan langsung agar lebih berhati-hati saat melewati jalur rawan tersebut.
Selain itu, pada tahapan Pencegahan, patroli terpadu terus diintensifkan dengan menyisir kawasan bantaran sungai. Melalui metode Sambang dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh), petugas mengedukasi masyarakat pesisir agar selalu waspada terhadap potensi peningkatan debit air Sungai Komering yang sewaktu-waktu dapat memicu bahaya banjir.
“Kamis ini kami fokus memetakan dan mengamankan titik-titik yang rawan longsor dan genangan. Rambu peringatan sudah kami pasang agar masyarakat lebih waspada. Warga yang bermukim di dekat Sungai Komering juga terus kami ingatkan agar tidak lengah memantau debit air. Keselamatan nyawa warga adalah prioritas tertinggi kami,” ujar Aipda Bang Yanto usai memimpin pengecekan di lokasi.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., menegaskan bahwa KRYD Penanggulangan Bencana Alam ini dibarengi dengan penguatan koordinasi lintas sektoral bersama instansi terkait. “Mencegah jatuhnya korban adalah tujuan utama kita. Melalui sinergi, mitigasi, dan edukasi yang masif, kita pastikan masyarakat lebih siap dan tanggap jika bencana datang,” tegasnya.
Hingga laporan sore hari ini disusun, situasi di wilayah hukum Polsek Cempaka dipastikan dalam keadaan aman terkendali. Tidak ada laporan kejadian bencana alam (Nihil), serta tidak ditemukan adanya kerugian baik berupa korban jiwa maupun harta benda.









