OKU TIMUR, RETAMA NEWS – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) senantiasa menjadi atensi serius jajaran kepolisian, terlebih saat memasuki siklus kemarau. Tidak ingin kecolongan, Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaka di bawah naungan Polres OKU Timur terus menggiatkan langkah “jemput bola” dengan memaksimalkan operasi pencegahan di tengah aktivitas warga.
Berdasarkan data operasional, pada hari Selasa (24/02/2026), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, jajaran Polsek Cempaka telah melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) khusus penanggulangan Karhutla. Di sela-sela pelayanan rutin, petugas berhasil merampungkan total 55 kegiatan (giat) dalam sehari penuh.
Fokus utama dari puluhan giat tersebut murni mengedepankan tindakan preemtif (edukasi) dan preventif (pencegahan). Secara rinci, petugas telah melaksanakan 25 giat Penyebaran Maklumat larangan membakar hutan dan lahan, serta 18 giat Sosialisasi yang dilakukan langsung secara door-to-door maupun saat menyambangi area perkebunan warga.
Guna memberikan peringatan visual yang tegas dan mudah diingat oleh masyarakat luas, petugas juga melakukan 4 giat Pemasangan Spanduk imbauan Karhutla di titik-titik strategis dan rawan. Selain itu, sebagai bentuk pengawasan langsung di lapangan, 8 giat Patroli Terpadu turut dilangsungkan dengan menyisir kawasan rawan titik api.
Kapolsek Cempaka, AKP Romi Fitrayansyah, M.H., menegaskan bahwa pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan harus memadamkan api yang sudah membesar. “Kami gencarkan sebar maklumat dan sosialisasi di hari kerja ini agar masyarakat, khususnya para petani dan pekebun, benar-benar paham sanksi hukum dan bahaya dari membuka lahan dengan cara dibakar. Edukasi adalah kunci utama penanganan Karhutla,” tegasnya.
Kerja keras jajaran Polsek Cempaka di hari Selasa ini terpantau berbuah manis. Dari laporan rekapitulasi KRYD Karhutla hingga sore hari, tercatat hasil pantauan Titik Hotspot Nihil. Petugas juga tidak menemukan adanya insiden kebakaran, sehingga giat pemadaman dan upaya penegakan hukum (Gakkum) dilaporkan nihil.
”Alhamdulillah, tidak ada titik api yang terpantau hari ini. Kami berharap kesadaran masyarakat di wilayah hukum Cempaka terus meningkat untuk bersama-sama menjaga alam kita dari ancaman Karhutla,” tutup Kapolsek.









