OKU Timur, 24 Januari 2026 – Sektor pertanian di Desa Cahya Negeri mendapat suntikan semangat baru. Kanit Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Semendawai Suku III, Aipda Agus Riyanto turun langsung ke sawah dan ladang, bukan untuk pengamanan semata, melainkan untuk melaksanakan edukasi intensif mengenai pentingnya ketahanan pangan.
Kegiatan yang berlangsung hari ini melibatkan puluhan petani lokal dan bertujuan untuk memotivasi serta memberikan pemahaman praktis tentang upaya menjaga ketersediaan pangan di tingkat desa, terutama dalam menghadapi tantangan iklim dan ekonomi.
Edukasi Holistik untuk Swasembada Lokal
Aipda Agus Riyanto menyampaikan bahwa ketahanan pangan adalah pilar utama kemandirian suatu wilayah. “Padi, jagung, dan komoditas lokal lainnya bukan hanya sekadar hasil panen, tetapi juga aset strategis desa. Edukasi ini penting agar para petani tidak hanya fokus pada hasil, tetapi juga pada manajemen risiko dan keberlanjutan usaha tani mereka,” ujar Aipda Agus.
Materi yang disampaikan mencakup beberapa poin kunci yang relevan dengan kondisi petani saat ini:
* Diversifikasi Tanaman: Mendorong petani untuk tidak hanya bergantung pada satu jenis komoditas (monokultur), tetapi juga menanam palawija atau hortikultura lain sebagai buffer ketahanan pangan keluarga.
* Pemanfaatan Lahan Pekarangan: Mengajak masyarakat untuk mengoptimalkan pekarangan rumah sebagai lumbung hidup keluarga dengan menanam sayuran, buah, dan rempah.
* Pengamanan Hasil Panen: Sosialisasi mengenai pencegahan tindak kriminalitas di area persawahan dan gudang, serta pentingnya kelompok tani yang solid.
Respon Positif dari Petani
Para petani menyambut baik kehadiran Aipda Agus yang dinilai mendekatkan institusi kepolisian dengan masyarakat, khususnya di sektor vital seperti pertanian. Bapak Edi, salah seorang petani senior, mengungkapkan rasa terima kasihnya.
“Kami merasa didukung, bapak polisi bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga peduli pada isi dapur kami. Edukasi tentang diversifikasi ini sangat membuka wawasan kami untuk lebih mandiri,” katanya.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam upaya kolaboratif antara aparat keamanan dan masyarakat untuk mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Aipda Agus Riyanto menegaskan, peran Binmas akan terus aktif mendampingi petani, menjadikan Desa Cahya Negeri sebagai contoh sukses desa yang berdaya di bidang pertanian.









